Selalu Menyenangkan Bersama Keluarga

Libur yang cukup panjang kemarin, dari jumat sampai minggu, saya sempatkan berkunjung kembali ke Bogor. Sudah beberapa kali sejak memasuki kuliah saya mendatangi kota ini. Tak lain tak bukan karena abang saya juga berkuliah di IPB.

Perjalanan saya menuju kota Bogor dimulai pada hari Kamis sore. Seperti biasa, kota Bandung sudah macet di sore hari itu. Angkot yang saya naiki pun ngetemnya kelamaan, jadilah waktu saya sampai di terminal sedikit diluar perkiraan. Beruntung bis menuju Bogor masih cukup banyak, tidak seperti bis jurusan Bandung-Sukabumi yang sangat padat dan sedikit sehingga calon-calon penumpang berlarian dan berebutan untuk bisa menaiki bis. Kasihan juga melihatnya.. hehe

Setelah menunggu beberapa saat, akhirnya bis yang saya naiki melaju juga. Karena libur panjang, penumpang bis ini pun juga padat bahkan ada yang duduk di lantai bis ataupun berdiri. Sesampainya di jalan bebas hambatan, saya mulai beristirahat dan memejamkan mata. Namun beberapa menit kemudian, mungkin karena volume kendaraan yang padat dan juga kata pak supir ada yang kecelakaan di tol Cipularang tadi siang makanya jalan bebas hambatan ini pun macet. Arus lalu lintas yang padat dan macet ini menyebabkan waktu kedatangan saya di Bogor lagi-lagi di luar perkiraan, bis yang start dari jam 6 sore akhirnya sampai di Bogor jam 11 malam. (-__-)

Selama di Bogor, saya dan abang saya kebanyakan bersantai untuk menghilangkan suntuk akibat kuliah. Kami menonton film, main games, dan bahkan memasak. Untuk urusan memasak, abang saya ternyata sudah bertambah jago. Dia sudah bisa memasak sup ayam yang rasanya tidak kalah dengan sup ayam di restoran! :9

Hari Sabtunya, kami melancong ke provinsi sebelah yaitu DKI Jakarta. Kami menaiki KRL menuju ke stasiun Jakartakota. Sesampainya disana, kami melanglangbuana dahulu ke Glodok, pengennya sih liat-liat barang elektronik tetapi toko-toko masih banyak yang tutup karena libur. Yang banyak buka adalah toko-toko audio yang penjualnya berkaraoke untuk mencuri perhatian pengunjung sekaligus memamerkan kemampuan perangkat audionya. Di Glodok pun kami sempat pula ditawari DVD bok*p. HaHaHa..

Setelah berkeliling Glodok, kami menuju kawasan Kota Tua. Karena dekat, kami berjalan kaki. Di kawasan Kota Tua kami melepas penat sejenak sambil makan siang. Pengunjung pada hari itu cukup ramai dan rata-rata bersama keluarga. Kami pun menyempatkan mengunjungi museum Fatahillah yang berupa bangunan peninggalan jaman Belanda dikala Jakarta masih bernama Batavia. Nuansa di dalam museum ini cukup gelap dan bahkan di depan pintu masuk sudah disuguhi pemandangan patung tentara Belanda yang ingin mengeksekusi penduduk pribumi. Cukup menyeramkan membayangkan kejadian yang sebenarnya.

144341_kotu5

Museum Fatahillah tampak dari luar*

Di dalam museum ini banyak terdapat lukisan. Lukisan yang cukup mencolok adalah sebuah lukisan seorang pria Belanda. Sepertinya ia pria yang berkedudukan penting di Batavia pada masanya. Selain itu terdapat pula sebuah cermin yang besar. Di depan cermin ini banyak muda-mudi yang berfoto.

Setelah cukup berkeliling, akhirnya kami kembali lagi ke Bogor. Walaupun cuaca sangat panas tetapi itu tidak mengurangi kesenangan kami berjalan-jalan. Memang selalu menyenangkan bersama keluarga. 😀

*sumber foto:
http://travel.detik.com/read/2012/09/15/144030/2020583/1383/5/wisata-ke-masa-lalu-di-kota-tua-jakarta

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s