Kuliah ke Inggris

Pengalaman berkuliah selama lebih dari 3 tahun mengarahkan saya pada 1 kesimpulan yaitu kuliah itu menyenangkan. Garis bawahi ya, kuliah (tidak termasuk ujian dan tugas.. :p)

Nah barusan saya mengikuti seminar tentang kuliah ke Inggris dan salah satu senior saya jadi pembicara. 🙂 Selain senior saya tersebut, juga ada perwakilan dari rektorat bidang hubungan internasional dan atase pendidikan tinggi RI di Inggris.

Penyampaian oleh Bapak Dr. Edwan Kardena yang merupakan Direktur Kerjasama dan Hubungan Internasional ITB  ini lebih menjelaskan tentang kerjasama-kerjasama yang telah dilakukan kampus dengan pihak luar negeri, salah satunya Inggris. Mungkin tidak banyak namun mengalami peningkatan tiap tahun, apalagi sejak pemerintah Indonesia melalui Kemdikbud telah menandatangani MoU dengan pemerintah Inggris untuk memperbanyak jumlah pelajar Indonesia ke Inggris.

Selanjutnya penyampaian oleh atase Pendidikan RI di Inggris oleh Bapak Prof. T.A. Fauzi Soelaiman. Prof Fauzi sebelum menjadi atase pendidikan telah lama menjadi dosen di program studi Teknik Mesin. Prof Fauzi lebih banyak menceritakan tentang kehidupan dan kebudayaan pendidikan di Inggris. Tak jarang ditampilkan pula gambar-gambar universitas di Inggris dan kami yang hadir disuruh menebak. Kebayang kan gagapnya kami menebak. Universitas di Indonesia aja ga hapal bentuk bangunannya apalagi yang di Inggris.. haha

Yang terakhir ini penyampaian dari senior saya, Kak Narendra Kurnia Putra. Beliau melanjutkan studi S2 di Imperial College bidang studi biomedical engineering. Hal terpenting yang saya catat dari penyampaian kak Rendra adalah kita harus punya motivasi yang kuat dan visi yang kita tuju juga harus jelas. Motivasi yang kuat inilah yang akan menentukan keberhasilan usaha kita.
Motivasi dan visi itu juga kita tuliskan dalam esai yang kita kirim ke universitas yang kita inginkan. Tipsnya sih, harus banyak dilebaykan dan puji universitasnya. Soalnya katanya orang-orang bule suka disanjung.. hihi
Nah, selain itu yang penting lagi apalagi kalau bukan uang.. haha

Ingat bahwa kuliah ke luar negeri itu mahal dan Inggris pun begitu. Walaupun biayanya masih tidak setinggi Australia dan Amerika, tapi tetap juga mahal bagi kita orang Indonesia. Biaya kuliah pertahun itu bisa sampai 15.000-25.000 GBP dengan biaya hidup perbulan (London) minimalnya 1.000 GBP.

Karena uang itu sumber dari segala masalah, makanya kak Naren menjelaskan bagaimana cara mendapatkan uang yang cepat (beasiswa). Ada beasiswa penuh yang memenuhi semua kebutuhan hidup berikut biaya kuliah dan ada juga yang hanya parsial, bisa biaya hidup saja atau biaya kuliah saja.  Kak Naren yang memang ingin menjadi dosen mendapatkan beasiswa unggulan DIKTI untuk calon dosen. Pokoknya kalau ingin lebih tahu lagi tentang beasiswa ke Inggris, sarannya kunjungi website ini : http://www.atdikbudlondon.com

Oxford-University4 Astonwebbpanorama-Cropped-510x275

Advertisements

3 thoughts on “Kuliah ke Inggris

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s